Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
Bali masih menjadi destinasi favorit wisatawan dari berbagai negara dunia.
perlu kajian mendalam, kerja keras dan sinergi berbagai pihak untuk mempertahankankan Bali tetap terbaik.
hal yang perlu dicermati pelaku pariwisata adalah rata-rata lama tinggal atau length of stay wisatawan yang masih berkisar 10,8 hari, berdasarkan data Kementerian Pariwisata.
Perhitungan tersebut berdasarkan waktu kedatangan dan keberangkatan wisatawan di pintu masuk utama Bali. Namun, jika dikombinasikan dengan data BPS yang menyebut lama tamu menginap di hotel berbintang di Bali saat ini diperkirakan hanya berkisar 3-4 hari, sehingga masih ada selisih yang dicatat Kementerian Pariwisata.
“Sejumlah asumsi berkembang terkait selisih data ini, antara lain asumsi bahwa sebagian wisatawan memanfaatkan waktu berwisata ke daerah tetangga Bali, seperti Lombok dan sekitarnya. Atau, mereka bisa jadi menginap di vila selama masa liburan.
Pemerintah Provinsi Bali menaruh perhatian serius menyikapi hal ini sebab berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi. Wisatawan lebih sedikit membelanjakan uang mereka di Bali.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Sekretariat Daerah Bali, I Dewa Gede Mahendra Putra mengatakan Gubernur Bali sebelumnya memaparkan pemerintah pusat menggarap sejumlah destinasi pariwisata lain di Indonesia dengan ikon ‘Bali Baru.’ Kebijakan tersebut bukan bermaksud menyaingi Pulau Dewata sebagai koridor utama pariwisata Indonesia.
“Gubernur mengingatkan pelaku pariwisata lebih peka terhadap perubahan situasi, sehingga mengambil langkah antisipasi menghadapi persaingan ketat,” katanya.
Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali terus meningkat dari tahun ke tahun. Wisman yang datang 2010 hanya 2.49 juta orang. Angkanya naik menjadi 2,75 juta wisman pada 2011 dan 2,82 juta wisman pada 2012.
Tiga tahun berikutnya, Bali kedatangan 3,27 juta wisman pada 2013, 3,76 juta wisman pada 2014, dan empat juta wisman pada 2015. Lonjakannya semakin signifikan pada 2016 mencapai 4,92 juta wisman atau dengan kata lain melonjak 23,14 persen dibanding setahun sebelumnya.





Saya memilih jenis usaha yaitu :
Pabrik Sepatu
Menurut saya membuat pabrik sepatu adalah ide brilian.kita dapat bersaing dengan cara membuat motif” sepatu yang kekinian.
Butuh tahap-tahap untuk mencapai kesuksesan dalam membuat pabrik sepatu yaitu
Hal pertama yang wajib dimiliki di dalam diri Anda adalah komitmen yang kuat untuk meraih kesuksesan itu sendiri. Jika memiliki hal tersebut sejak awal, Anda telah memiliki sejumlah modal besar yang bisa dijual di dalam diri Anda. Komitmen akan membuat Anda selalu memiliki sebuah keinginan yang besar untuk maju dan meraih kesuksesan di bisnis yang Anda tekuni. Anda tidak akan mudah menyerah dan meninggalkan hal tersebut tanpa keberhasilan yang nyata.
Komitmen akan membantu Anda untuk tetap stabil dan berupaya untuk selalu berada di jalur yang telah dipilih sebagai sebuah lahan bisnis. Hal ini tentu akan memudahkan Anda meraih apa yang menjadi keinginan dan juga mimpi selama ini. Jangan biarkan diri Anda menjalani bisnis dan kehidupan tanpa komitmen yang jelas. Anda justru akan berada pada titik yang tidak tetap dan cenderung berubah-ubah. Miliki komitmen yang kuat dan jelas sehingga Anda siap tempur dalam meraih kesuksesan di dalam bisnis dan juga kehidupan.
Ini mungkin akan terdengar klasik dan sedikit berlebihan. Namun, pada kenyataannya, cara Anda bersikap kepada orang lain akan sangat memengaruhi kesuksesan Anda di dalam bisnis dan juga kehidupan. Sangat penting untuk selalu memiliki sebuah etika dan juga sikap sopan kepada semua orang yang berada di lingkungan Anda, baik itu keluarga, teman, maupun mereka yang bekerja pada Anda. Sebagian besar orang akan mengalami kesulitan untuk melakukan hal tersebut. Sebab hal ini sangat tergantung dari karakter dan kebiasaan dari seseorang di dalam kehidupan mereka.
Secara umum, para pebisnis yang sukses adalah mereka yang memiliki etika baik dan juga sikap yang hangat kepada orang-orang yang berada di lingkungannya, bahkan kepada para kolega dan juga bawahannya. Ini adalah nilai positif yang bisa menjadi aset tersendiri di dalam diri Anda. Terlebih jika bisnis yang Anda jalankan, memang berhubungan secara langsung dengan banyak orang.
Tempatkan diri Anda sebagai sesuatu yang sangat berharga, termasuk mengenai kesehatan dan juga keselamatan Anda. Jangan sepelekan hal ini. Sebab jika sesuatu terjadi pada Anda, bisa dipastikan semua kegiatan dan juga kehidupan akan terganggu atau terhenti dengan seketika. Anda harus memiliki porsi yang pas untuk menghargai orang lain dan juga kepentingan Anda pribadi sehingga kedua hal tersebut bisa berjalan dengan seimbang.
Selalu upayakan untuk selalu melakukan yang terbaik bagi diri Anda sendiri. Namun, tentunya dengan tidak mengabaikan berbagai kepentingan orang lain di sekitar Anda. Pertimbangkan tingkat kenyamanan dan keamanan yang Anda butuhkan sehingga berbagai hal di dalam kehidupan bisa berjalan dengan lancar dan sebagaimana mestinya.
Sebagian besar orang akan melupakan hal ini. Setelah meraih kesuksesan di dalam kehidupan, mereka justru terlena dan enggan untuk sekadar membantu orang lain yang membutuhkan. Jangan menjadi seseorang yang berkepribadian egois dan pelit. Sebab Anda akan jauh lebih bahagia jika bisa membantu dan memberikan sebagian milik Anda kepada sesama.
Jika telah sukses di dalam bisnis dan juga kehidupan, akan sangat tepat meluangkan sedikit waktu dan milik Anda bagi mereka yang sedang melangkah menuju kesuksesan. Arahkan diri Anda untuk melakukan sesuatu yang berguna bagi orang lain sehingga Anda tetap bisa menikmati nilai-nilai lain dari kesuksesan yang telah Anda raih. Memberi tidak akan membuat Anda serta merta menjadi bangkrut. Namun, tindakan ini justru akan sangat mungkin membuat seseorang di luar sana menjadi sukses
Belajar tidak selalu identik dengan gelar, tetapi cenderung pada proses dan pencapaian yang bisa diraih dalam kehidupan. Anda harus tetap belajar dan mengetahui berbagai hal baru di dalam bisnis yang sedang dijalani. Nantinya Anda akan memiliki sejumlah peluang untuk bisa berkembang dan menjadi lebih sukses lagi dibanding sekarang.
Ada banyak kegiatan belajar yang bisa diikuti untuk bisa menambah ilmu di dalam diri Anda. Misalnya, mengikuti berbagai seminar bisnis yang sesuai bagi diri Anda, belajar tentang berbagai hal lainnya melalui internet, membaca berbagai macam buku yang berhubungan dengan minat, atau mengikuti pelatihan/kursus tertentu yang Anda butuhkan.
Buku adalah gudang ilmu yang tidak akan pernah habis untuk dibaca dan dipelajari. Jadi, sangat mengherankan jika ternyata Anda merasa cukup dan kemudian berhenti untuk selalu membaca. Rajinlah membaca dan mencari berbagai informasi dan ilmu pengetahuan sehingga Anda memiliki kemampuan yang semakin baik setiap harinya. Ada banyak buku yang bisa Anda temukan dan bawa pulang. Tentunya yang sesuai dengan minat dan juga kebutuhan Anda.
Setelah buku dan berbagai media lainnya, internet juga menjadi salah satu hal yang bisa diandalkan untuk menambah pundi-pundi ilmu Anda. Jangan sepelekan hal ini. Sebab internet bukan hanya sekadar menyediakan game dan hiburan semata. Namun, berbagai informasi dan ilmu berharga bisa ditemukan di sana. Belajar dan menekuni berbagai bidang pengetahuan akan membuat Anda semakin kaya dan bahagia setiap harinya.
Zaman akan selalu berkembang. Begitu pula seharusnya cara pandang yang Anda miliki. Sangat penting untuk mengetahui perkembangan ilmu dan juga teknologi sehingga Anda bisa menggunakannya dan menerima berbagai perubahan sebagai hal yang positif. Ini akan sangat membantu Anda untuk tetap bisa berjalan dan mudah dalam mengembangkan kesuksesan di masa depan.
Jangan pernah bosan untuk selalu “bercermin” dan melihat kembali ke dalam diri sendiri. Dengan begitu, Anda akan mengetahui dengan jelas apa saja perubahan dan juga berbagai tindakan yang dibutuhkan dalam kehidupan Anda. Hal ini akan membantu Anda berkembang dan memiliki kesempatan yang lebih baik dari sekarang.
Pengalaman adalah seorang guru yang bisa diandalkan. Anda bisa menemukan banyak pelajaran dan juga pengetahuan tentang kehidupan ini. Jangan lupa untuk selalu mengamati lingkungan dan juga orang-orang di sekitar Anda. Terlebih belajar dari berbagai hal yang Anda temukan di sana. Belajar dari pengalaman akan membuat Anda lebih matang dan dewasa dalam menghadapi kehidupan.





Dampak Revolusi Industri 4.0 atau Dampak Industri 4.0 yaitu suatu yang sedang hangat di perbincangkan di Indonesia maupun luar negeri.
Mereka mengacu pada revolusi teknologi yang telah diprediksi untuk “secara fundamental mengubah cara kita hidup, bekerja dan berhubungan satu sama lain.
Teori ini mendapatkan momentum lebih lanjut setelah menjadi titik fokus diskusi di World Economic Forum (WEF) baru-baru ini.
Industri 4.0
Ketika teknologi informasi (TI) dan teknologi operasional (OT) bertemu, perusahaan mulai menemukan cara baru untuk terhubung. Data yang dikumpulkan dari pemasok, pelanggan, dan perusahaan dapat disejajarkan dengan informasi produksi yang terperinci, yang berarti proses dapat disesuaikan secara real-time.
Dunia digital dan fisik telah menjadi tidak dapat ditarik kembali, dengan mesin, sistem dan orang-orang dapat bertukar informasi dan secara otomatis menyesuaikan.
Industri 4.0 bukan hanya merevolusi proses manufaktur, tetapi juga berdampak kuat pada model globalisasi, dengan mengubah tenaga kerja dan meningkatkan kemudahan akses ke layanan.
Berikut Beberapa Faktor Dampak dari Revolusi Industri 4.0:
Perkembangan teknologi, baik di dalam maupun di luar pabrik, telah berdampak pada globalisasi industri manufaktur – proses di mana bisnis dan organisasi lain mengembangkan pengaruh internasional atau mulai beroperasi secara internasional.
Sejak revolusi industri pertama, industrialisasi telah berdampak pada bisnis internasional. Secara khusus, kemajuan dalam transportasi dan telekomunikasi memiliki dampak yang sangat besar.
Dengan meningkatnya perdagangan dan komunikasi, semakin banyak perusahaan memperluas jangkauan mereka di darat dan laut.
Bahkan, rantai suplai manufaktur modern berpusat di sekitar globalisasi. Setiap hari, barang-barang dipindahkan ke seluruh dunia pada jalur pelayaran, ekspedisi kargo dan melalui udara.
Kegiatan bisnis, termasuk outsourcing logistik, manajemen fasilitas, layanan profesional dan pemeliharaan, semua bisa menjadi proses internasional.
Di awal Industri 4.0, perusahaan menggunakan rantai pasokan dan jaringan data yang lebih kompleks di seluruh dunia dalam operasi mereka. Konektivitas fisik sedang diganti dengan peningkatan jumlah tautan digital – banyak yang disimpan di cloud.
Kolaborasi internasional yang lebih besar lebih dimungkinkan daripada sebelumnya. Menggunakan perangkat lunak berbasis cloud, setiap anggota staf di lokasi geografis dapat berkontribusi untuk desain.
Fungsi ini semakin banyak ditawarkan dalam perangkat lunak CAD (Computer Aided Design), membuat desain proses yang lebih kolaboratif. Namun, globalisasi tidak hanya memperbaiki proses desain.
Bisnis bisa mendapatkan hasil maksimal dari talent pool mereka atau jaringan pemasok internasional menggunakan konektivitas digital, karena keahlian dapat ditawarkan dari jarak jauh dan secara real-time.
Di banyak perusahaan internasional, pemasok atau anggota staf bekerja dalam kelompok kecil untuk meningkatkan aliran ide, yang dapat menyebar lebih luas dengan menggunakan cloud.
Penyimpanan dan transfer data murah akan meningkatkan desentralisasi dan fleksibilitas untuk bisnis.
Beroperasi dengan cara ini dapat berarti perusahaan internasional masa depan tidak membutuhkan kehadiran fisik yang signifikan di seluruh dunia, tetapi dapat beroperasi hanya dari beberapa kelompok.
Peningkatan konektivitas berarti perusahaan kini harus kompetitif dalam skala global dan tidak dapat mengandalkan lokasi fisik mereka untuk memenangkan bisnis. Ini berarti bahwa perusahaan harus fokus pada memenuhi tuntutan konsumen yang selalu berubah.
Menjaga produksi dan produksi yang fleksibel dan menggabungkan teknologi otomatis dapat mengurangi waktu produksi dan memungkinkan perusahaan untuk merespon lebih cepat, meningkatkan keunggulan kompetitif.
Logistik telah datang jauh sejak penerbangan pertama di seluruh saluran. Industri 4.0 telah merevolusi operasi bisnis baik di dalam maupun di luar pabrik, meningkatkan hubungan antara bisnis internasional dan mendorong proses globalisasi ke depan.
Tantangan dan Peluang
Mirip dengan revolusi masa lalu, revolusi dan lereng juga signifikan. Pada dasarnya, jika gravitasi ini dapat ditangani dengan sukses, ada peluang yang melekat untuk bisnis di Indonesia.
Misalnya, ada peluang untuk perubahan secara elektronik organisasi. Rantai pasokan juga dapat disebut revolusi karena teknologi yang muncul.

WEF melaporkan bahwa pada tahun 2022, sensor 1 triliun akan terhubung ke internet, mengubah semburan data. Internet hal-hal juga akan memberikan visibilitas yang lebih besar, dan persediaan di seluruh rantai pasokan. Ini akan memungkinkan bisnis untuk mengidentifikasi dan menentukan apa yang dibutuhkan, dan menghadapinya. Berikut dampak Revolusi Industri 4.0 :





Para Millenials -atau dikenal juga sebagai Generasi Y- adalah anak-anak muda yang lahir setelah periode tahun 1980. Generasi Millenial ini tumbuh dikelilingi berbagai teknologi maju di mana semua hal tentang traveling berada dalam ‘genggaman’ mereka
Sudah menjadi hal umum jika pariwisata dunia dikuasai oleh milenial tourism. Maka itu, pariwisata di Tanah Air sudah harus menuju ke digitalisasi.
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengajak para pelaku industri pariwisata yang tergabung dalam ASITA untuk menggalakkan digital dan milennial tourism di Indonesia.
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, pentingnya isu Digital & Millennial Tourism untuk dikembangkan dan digalakkan di Indonesia.
“Syaratnya go digital. Tanpa itu, kita tidak akan bisa bertumbuh makin tinggi. Dan kita sulit bersaing dengan pasar dunia yang semakin ketat,” kata Menpar Arief Yahya, saat Pelantikan sekaligus Rakernas DPP Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) tahun 2019-2024 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin 8 April 2019.
Dia juga menekankan, Pemeritah terus mendukung industri pariwisata di Indonesia, untuk menjadikan sektor pariwsata menjadi salah satu penyumbang devisa terbesar di Tanah Air salah satunya dengan cara digitalisasi.
Arief Yahya mengatakan, peran pemerintah melalui Kementerian Pariwisata yang paling utama adalah mendukung para pelaku Industri untuk tumbuh dan berkembang.
“Industri lead and goverment support. Pemerintah melayani industri bukan sebaliknya. Ini patut disyukuri komitmen kuat dari Industri dan harus dijaga oleh semua elemen Pentahelix, ABCGM (Academician, Business, Community, Government, Media). Kemenpar mendukung ASITA,” kata Menpar Arief Yahya.
Menpar Arief juga menjelaskan pertumbuhan pariwisata di Indonesia menjadi salah satu paling tercepat di dunia. Untuk itu pemerintah fokus pada dua hal, yang pertama deregulasi dan yang kedua adalah digitalisasi.
Menurut dia, transformasi melalui digital saat ini paling tepat dilakukan karena hampir 70 persen wisatawan ke Indonesia sudah menggunakan digital.
“Di pariwisata, ‘search and share’ itu 70 persen sudah melalui digital. Sudah tidak lagi bisa mengandalkan ‘walk in service’, menyuruh pelanggan datang langsung ke kantor travel agent untuk reservasi tiket dan memilih paket wisata,” kata Menpar Arief Yahya.
Selain itu, Menpar juga mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dengan ASITA selama ini. Menpar mengharapkan kerja sama dengan ASITA terjalin dengan semakin baik di kepengurusan baru.
Dalam Rakernas DPP ASITA 2019, Menteri Pariwisata juga melantik Ketua sekaligus jajaran Dewan Pengurus Pusat ASITA untuk masa bakti 2019-2024 di Balairung Soesilo Sudarman, Gedung Kementerian Pariwisata, Jakarta.
Peran industri pariwisata yang tergabung dalam ASITA, kata Arief Yahya, sangat penting untuk menjadikan sektor pariwisata memiliki daya saing.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), Nunung Rusmiati yang baru saja dilantik menambahkan pihaknya sangat mengapresiasi dukungan pemerintah yang selalu ada di belakang industri.
“Terima kasih kepada pemerintah yang mendengarkan keluhan industri kami terkait tiket pesawat yang sudah mulai turun. Dampak kenaikan tiket pesawat sangat terasa sekali lantaran penyebaran wisatawan menjadi tidak merata di Indonesia. Dan pemerintah sudah melakukan banyak hal untuk membantu industri pariwisata,” ujarnya.
Nunung Rusmiati dalam sambutannya menetapkan komitmen untuk mendukung pengembangan sektor Pariwisata Indonesia. ASITA memiliki 7.000 anggota yang tersebar di 34 provinsi. Di antaranya adalah melalui partisipasi dalam program-program Kementerian Pariwisata.





This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.
You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.
Why do this?
The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.
To help you get started, here are a few questions:
You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.
Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.
When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.